Doxorubicin adalah obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker pada anak. Biasanya digunakan bersama obat lain sebagai bagian dari protokol pengobatan. Obat ini bekerja dengan menghambat pembelahan sel kanker, sehingga pertumbuhannya melambat atau berhenti.
Bagaimana Bentuk dan Cara Pemberiannya?
- Diberikan dalam bentuk cairan berwarna merah
- Melalui suntikan ke pembuluh darah (infus atau injeksi, tergantung protokol)
Efek Samping yang Mungkin Terjadi
- Jangka Pendek (dalam 1–2 hari):
- Mual dan muntah
- Urin bisa berwarna merah (ini normal dan sementara)
- Diare, akibat iritasi pada usus
- Jika obat mengenai kulit di luar pembuluh darah: bisa menimbulkan iritasi seperti luka bakar
- Jangka Menengah dan Panjang:
- Sakit mulut karena radang pada lapisan mulut (biasanya muncul 5–10 hari setelah pemberian)
- Rambut rontok
- Penurunan sel darah merah, putih, dan trombosit (sekitar 10–14 hari setelah pemberian)
- Masalah pada jantung, terutama jika digunakan dalam dosis tinggi atau jangka panjang
- Perubahan pada kulit atau kuku, terutama di area bekas radiasi atau tempat suntikan
Instruksi Khusus untuk Orang Tua
- Segera beri tahu dokter atau perawat jika anak merasa perih, terbakar, atau nyeri saat obat diberikan.
- Lindungi kulit anak dari sinar matahari langsung. Gunakan pakaian tertutup atau tabir surya dengan SPF tinggi.
- Amati warna urin setelah pengobatan—merah selama 1–2 hari adalah normal.
Pemeriksaan Tambahan
Anak akan rutin menjalani tes jantung (seperti EKG atau USG jantung) untuk memastikan jantung tetap sehat selama pengobatan.