Etoposide


Etoposide

Etoposide adalah obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker pada anak, termasuk leukemia, limfoma, dan tumor padat.

Obat ini bekerja dengan menghambat pembelahan dan pertumbuhan sel kanker, sehingga membantu menghentikan penyebarannya.

 

Bagaimana Cara Pemberiannya?

Etoposide dapat diberikan dalam berbagai bentuk, tergantung kondisi anak dan protokol pengobatan:

  • Infus intravena (IV) – cairan bening yang dimasukkan langsung ke pembuluh darah melalui selang infus.
  • Kapsul atau cairan oral – diminum di rumah atau rumah sakit, sebaiknya saat perut kosong.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Tidak semua anak akan mengalami efek samping ini. Jika muncul, konsultasikan segera dengan tim medis.

Efek Samping Jangka Pendek (dalam 24–48 jam):

  • Mual dan muntah
  • Tekanan darah rendah saat infus
  • Reaksi alergi/hipersensitivitas (gatal, hidung tersumbat, sesak napas, menggigil, demam)
  • Sakit perut
  • Kelelahan
  • Kesemutan di tangan/kaki (neuropati)
  • Diare (terutama jika diberikan secara oral)

Efek Samping Jangka Panjang:

  • Penurunan sel darah putih dan trombosit → risiko infeksi, anemia, atau mudah berdarah
  • Rambut rontok
  • Sariawan (radang di bibir dan mulut)
  • Masalah fungsi hati
  • Risiko sangat jarang: leukemia sekunder yang bisa muncul bertahun-tahun setelah pengobatan

 

Instruksi khusus 

  • Suruh anak Anda meminum kapsul atau larutan oral saat perut kosong. 

  • Beri tahu dokter atau  perawat jika anak anda mengalami 

    • reaksi hipersensitivitas (gatal, hidung tersumbat, sesak napas, menggigil, demam, tekanan darah rendah). 

    • mengeluhkan sensasi terbakar atau nyeri selama pemberian obat ini atau jika kulit menjadi merah atau nyeri setelah pemberian. 

Jika anak Anda muntah dalam waktu 30 menit setelah meminum obat ini, bicarakan dengan perawat apakah kapsul atau larutan oral harus diberikan kembali. 

 

"““Efek samping bisa terjadi, tetapi sebagian besar dapat kita kelola dengan pemantauan yang baik dan komunikasi yang terbuka.”"
Apa Kata Ahlinya
dr. Debora Shinta Liana, dr., Sp.A, Subsp.H.O (K)
dr. Debora Shinta Liana, dr., Sp.A, Subsp.H.O (K)

““Efek samping bisa terjadi, tetapi sebagian besar dapat kita kelola dengan pemantauan yang baik dan komunikasi yang terbuka.”

Kalender

Artikel Terkait