Definisi Umum
Leucovorin adalah obat turunan asam folat (vitamin B9) yang membantu melindungi tubuh anak selama atau setelah pemberian obat-obatan tertentu yang dapat mengganggu fungsi asam folat, seperti methotrexate.
Obat ini berfungsi sebagai penangkal efek samping kemoterapi, terutama saat anak menjalani kemoterapi methotrexate dosis tinggi. Leucovorin tidak membunuh sel kanker, tetapi membantu melindungi sel-sel sehat dari kerusakan akibat obat tersebut.
Cara Kerja
Leucovorin bekerja dengan menggantikan fungsi folat pada sel sehat yang terganggu oleh methotrexate. Dengan demikian, methotrexate tetap dapat bekerja membunuh sel kanker, sementara leucovorin membantu mengurangi kerusakan pada sel-sel tubuh yang sehat.
Artinya, leucovorin tidak menghambat kerja obat kanker, tetapi membantu mengurangi efek racun atau dampak samping dari pengobatan tersebut.
Kapan dan Bagaimana Leucovorin Diberikan?
- Dosis dan jadwal pemberian disesuaikan dengan kadar methotrexate dalam darah jika tersedia. Namun jika pemeriksaan tidak dapat dilakukan, dapat diberikan sesuai jadwal.
- Biasanya diberikan 24–42 jam setelah methotrexate dimulai.
Bentuk dan Cara Pemberian
- Tablet atau cairan yang diminum (oral)
- Pada kondisi berat atau anak tidak bisa minum obat, dapat dilakukan suntikan ke pembuluh darah (IV/infus)
Efek Samping yang Mungkin Terjadi
Sebagian besar anak tidak mengalami efek samping, namun beberapa kemungkinan yang jarang terjadi adalah:
- Ruam kulit
- Reaksi alergi (sangat jarang, seperti gatal, sesak napas, atau bengkak)
Tips Penting untuk Keluarga
- Ikuti jadwal pemberian dengan ketat. Ini penting agar leucovorin bisa melindungi sel sehat dari efek methotrexate.
- Jika anak muntah dalam 30 menit setelah pemberian leucovorin, segera beritahu tenaga medis.
- Jangan pernah mengubah dosis tanpa instruksi dokter.
- Simpan obat sesuai petunjuk (beberapa bentuk perlu disimpan di suhu ruangan, yang lain di lemari es).