Melanoma pada Anak


Melanoma pada Anak

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang berasal dari melanosit, yaitu sel yang memberikan warna pada kulit. Walaupun melanoma lebih sering terjadi pada orang dewasa, penyakit ini tetap dapat muncul pada anak-anak dan remaja.

Di Belanda, sekitar 20 anak di diagnosis melanoma setiap tahun. Melanoma bisa muncul di bagian kulit mana saja, bahkan kadang di mata. Jika tidak segera ditangani, melanoma bisa menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain.

 

Penyebab pasti melanoma belum diketahui, tetapi beberapa hal dapat meningkatkan risikonya:

  • Memiliki tahi lalat besar sejak lahir atau banyak tahi lalat berukuran sedang.

  • Riwayat sindrom genetik tertentu yang meningkatkan risiko kanker.

  • Kulit putih, rambut pirang/merah, atau mudah terbakar matahari.

  • Riwayat sengatan sinar matahari (sunburn) yang berat.

  • Terpapar sinar UV berlebih, termasuk dari sinar matahari, tanning bed, atau alat pengering kuku UV.

  • Riwayat keluarga dengan melanoma.

  • Sistem imun lemah, misalnya setelah transplantasi atau penyakit tertentu.

  • Riwayat radioterapi sebelumnya.

  • Pada sebagian kasus anak, ditemukan kerusakan DNA pada sel kulit saat membelah, tetapi tidak jelas apa yang memicunya.

 

Melanoma kadang tidak menimbulkan gejala, tetapi perubahan pada kulit dapat menjadi tanda awal.

Waspadai jika ada:

  1. Tahi lalat yang membesar, berubah warna, gatal, berdarah, atau bentuknya tidak beraturan.

  2. Benjolan kulit berwarna pucat, merah, atau berbeda dari tahi lalat lainnya.

  3. Tahi lalat yang berubah dalam waktu singkat.

Metode ABCDE untuk mengenali melanoma pada anak

  1. A – Asymmetry: Bentuk kiri dan kanan tidak sama.

  2. B – Border: Pinggiran tidak rata atau bergerigi.

  3. C – Color: Warna bervariasi dalam satu tahi lalat.

  4. D – Diameter: Lebih besar dari penghapus pensil (sekitar 6 mm).

  5. E – Evolution: Ada perubahan ukuran, warna, atau bentuk dari waktu ke waktu.

 

Untuk memastikan melanoma, dokter akan melakukan diagnosis:

  • Pemeriksaan kulit oleh dokter kulit anak.

  • Biopsi, yaitu pengangkatan tahi lalat di bawah bius untuk diperiksa di laboratorium.

  • USG kelenjar getah bening untuk melihat apakah melanoma sudah menyebar.

  • Kadang perlu pemeriksaan genetik pada tumor (misalnya BRAF).

  • Jika dicurigai menyebar, dokter mungkin melakukan:

    • Tes darah seperti LDH

    • MRI, CT scan, atau PET scan

    • Sentinel lymph node biopsy untuk melihat penyebaran ke kelenjar getah bening.

 

Pengobatan melanoma tergantung pada lokasi dan stadium penyakit.

  1. Operasi
    Ini adalah pengobatan utama. Dokter akan memastikan seluruh melanoma terangkat. Kadang area kulit di sekitarnya juga perlu diangkat untuk mencegah sisa sel kanker. Jika melanoma sudah menyebar, kelenjar getah bening di sekitarnya mungkin ikut diangkat.

 

  1. Terapi Lain (bila diperlukan)
    1. Imunoterapi: obat yang membantu sistem imun melawan sel kanker.
    2. Targeted therapy: obat yang menyerang sel kanker secara spesifik.
    3. Kemoterapi: digunakan jika terapi lain tidak efektif.
    4. Radioterapi jarang diberikan pada anak dengan melanoma.
"Pada anak, melanoma yang ditemukan lebih awal memiliki peluang sembuh yang sangat tinggi. Karena itu, orang tua perlu peka terhadap perubahan pada kulit anak. Pemeriksaan sederhana pada tahi lalat dapat membuat perbedaan besar."
Apa Kata Ahlinya
dr. Ludi Dhyani Rahmartani, SpA(K)
dr. Ludi Dhyani Rahmartani, SpA(K)

Pada anak, melanoma yang ditemukan lebih awal memiliki peluang sembuh yang sangat tinggi. Karena itu, orang tua perlu peka terhadap perubahan pada kulit anak. Pemeriksaan sederhana pada tahi lalat dapat membuat perbedaan besar.

Kalender

Artikel Terkait