Prednison


Prednison

Prednison adalah obat dari golongan kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi peradangan dan sebagai bagian dari terapi beberapa jenis kanker.

Fungsi dan cara kerja:

  1. Pada kanker:  dapat menghancurkan sel kanker limfoid tertentu dan  memperkuat efek obat kemoterapi lain (misalnya: vincristin, asparaginase, methothrexate)

  2. Pada peradangan:Membantu mengurangi reaksi peradangan sehingga nyeri, bengkak dan gejala peradangan lain berkurang

 

Dosis dan Pemantauan

  • Dosis disesuaikan dengan berat badan, usia, dan kondisi anak
  • Pantau kadar gula darah dan kalium secara rutin melalui pemeriksaan laboratorium
  • Jangan mengubah dosis sendiri, selalu konsultasikan ke dokter atau apoteker

 

Efek Samping yang Perlu Diketahui

Penggunaan Jangka Pendek:

  • Sakit perut atau maag

Penggunaan Jangka Panjang:

  • Otot melemah, massa otot menurun
  • Luka sulit sembuh
  • Pertumbuhan anak bisa terganggu
  • Kulit menjadi tipis dan mudah luka
  • Tulang rapuh (osteoporosis)
  • Kerusakan tulang (avascular necrosis)
  • Masalah pada mata, seperti katarak

Efek Samping Umum:

  • Nafsu makan meningkat
  • Berat badan naik (terutama di wajah dan perut)
  • Wajah tampak membulat (moon face)
  • Retensi cairan → tekanan darah naik
  • Jerawat dan rambut tumbuh lebih lebat
  • Kadar gula naik (perlu pantauan ketat jika ada diabetes)
  • Kalium rendah
  • Gangguan suasana hati, sulit tidur, lelah
  • Sakit kepala, pusing
  • Gangguan haid
  • Risiko infeksi meningkat
  • Jumlah sel darah putih naik

Tips untuk Orang Tua dan Keluarga

  • Minum prednison setelah makan untuk mencegah iritasi lambung
  • Waspadai infeksi: Prednison dapat menutupi demam, jadi perhatikan tanda infeksi seperti lesu, batuk, atau luka yang sulit sembuh
  • Bila perlu, anak mungkin disarankan mengkonsumsi makanan tinggi kalium atau suplemen

     

  • Beri tahu dokter jika anak mengonsumsi obat lain, seperti:

    • Insulin, aspirin, ibuprofen, warfarin

    • Obat antikejang (fenitoin, fenobarbital)

    • Obat antijamur (ketokonazol)

    • Antibiotik tertentu (rifampisin)

Tabel Ringkas: Efek Samping Prednison pada Anak selama Kemoterapi

Jenis efek samping

Ciri/kondisi yang mungkin terjadi

Yang bisa dipantau di rumah

Yang perlu segera ke rumah sakit

Perubahan berat badan dan bentuk tubuh

Berat badan naik cepat, wajah “bulan”, bantalan leher.

Catat pertambahan berat, sesuaikan makanan seimbang, kurangi camilan manis.

Jika berat naik sangat cepat, disertai napas sesak atau pembengkakan parah.

Perubahan perilaku dan tidur

Gelisah, rewel, sulit tidur, mudah menangis atau emosi.

Atur rutinitas tidur, ruangan tenang, hindari kafein.

Jika anak sangat gelisah, tidak bisa tertidur sama sekali, atau tampak sangat cemas.

Perut dan pencernaan

Nafsu makan meningkat, perut kembung, nyeri ringan, sembelit atau diare ringan.

Makan porsi kecil sering, perbanyak serat bila diare ringan.

Muntah berat terus‑menerus, nyeri perut hebat, atau tinja hitam (perdarahan).

Metabolik (gula, tekanan, lemak)

Berat naik, kadang tekanan darah naik ringan, rasa sangat lapar.

Pantau berat badan, batasi gula, patuhi kontrol tekanan darah dan lab.

Jika anak pusing berat, mual, muntah, jantung berdebar‑debar, atau tampak mengantuk sekali.

Efek samping serius

Kelemahan otot, nyeri sendi, pertumbuhan lambat, infeksi mudah terjadi, gangguan adrenal setelah obat dihentikan.

Ikuti jadwal kontrol laboratorium dan klinik.

Demam tinggi, kejang, perubahan kesadaran, atau tampak lemas sangat berat.

 

Perhatian Khusus:

  • Prednison tidak boleh dihentikan mendadak, kecuali atas arahan dokter

 

Kalender

Artikel Terkait