Sedang Gencar Dikenalkan, Inilah 4 Fakta Seputar Pre-Marital Check Up


Sedang Gencar Dikenalkan, Inilah 4 Fakta Seputar Pre-Marital Check Up

Memeriksakan kondisi kesehatan tubuh sudah sepatutnya dilakukan masyarakat, termasuk pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Pasalnya, rangkaian tes yang Anda tempuh dalam pre-marital check up bakal membantu keberhasilan kehamilan hingga menangani penyakit turunan.

Bagi Anda yang belum familier dengan pre-marital check up, mari ikuti fakta-faktanya di bawah ini!

  • Belum terlalu familier di Indonesia

Di sejumlah negara, terutama yang sudah maju, pre-marital check up sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan meski sifatnya tak wajib. Sayangnya di Indonesia, jenis pemeriksaan ini belum terlalu familier, padahal sejumlah rumah sakit sudah menyediakannya. Berbagai penyuluhan pun dilaksanakan untuk meningkatkan awareness terhadap masyarakat umum.

  • Bisa mendeteksi tingkat kesuburan

Tak sedikit pasutri yang harus menelan kekecewaan saat mengetahui pasangan mereka ternyata mandul atau kurang subur. Anda sebenarnya dapat mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan mengikuti pre-marital check up. Dengan mengetahui tingkat kesuburan pasangan sebelum menikah, Anda bisa segera mengambil tindakan untuk meningkatkan peluang kehamilan.

  • Tak jarang menimbulkan dilema

Sejumlah calon pengantin enggan menjalani pre-marital check up karena cemas pasangan mereka akan berubah pikiran saat mengetahui kondisi kesehatannya. Oleh karena itu, Anda yang akan mengambil tes ini membutuhkan kesepahaman dan pengertian dari pasangan. Jadi, hasil apa pun yang nantinya dokter berikan dapat dibicarakan tanpa menghancurkan rencana pernikahan.

  • Pemeriksaan bersifat komprehensif

Pre-marital check up tak hanya menyinggung satu atau dua hal. Macam-macam kondisi kesehatan akan diungkapkan lewat pemeriksaan tersebut. Betapa tidak? Anda dan pasangan setidaknya harus melewati enam hingga tujuh tes dengan spesifikasi berbeda. Di sisi lain, calon pengantin juga punya keleluasaan untuk mengikuti tes-tes yang dirasa bersifat urgen dan mengabaikan sisanya

Seperti yang disinggung, mengikuti pre-marital check up bukanlah keputusan dari satu pihak semata. Harus ada kesepakatan dari Anda dan pasangan terkait pemeriksaan tersebut. Jadi, kalian pun lebih siap dalam mengatur bujet hingga mengantisipasi setiap hasil yang diterima.


Semoga informasi ini menambah wawasan Anda seputar pre-marital check up!

Kalender

Artikel Terkait