Fluorouracil (5-FU)


Fluorouracil (5-FU)

Fluorouracil adalah obat kemoterapi golongan antimetabolit, yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan dan pembelahan sel kanker, terutama sel yang tumbuh cepat. Penggunaan 5-FU pada anak jauh lebih jarang dibanding pada dewasa, tetapi dapat digunakan pada kondisi tertentu seperti: Karsinoma Nasofaring pada Anak, Hepatoblastoma (tumor hati), kanker saluran cerna. 

Bagaimana Cara Pemberiannya?

Fluorouracil diberikan melalui pembuluh darah (intravena), baik sebagai injeksi bolus (disuntikkan dalam waktu singkat), atau sebagai infus yang berjalan selama beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung protokol pengobatan.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Tidak semua anak mengalami efek samping. Efek yang muncul dapat berbeda pada setiap pasien.

Efek Samping Jangka Pendek (dalam 24 jam):

  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan menurun

Efek Samping Jangka Panjang:

  • Diare
  • Luka atau sariawan di bibir dan mulut, nyeri menelan
  • Penurunan sel darah merah, putih, dan trombosit – sehingga bisa menyebabkan anak tampak pucat, lemas, mudah lelah, rentan infeksi, dan perdarahan
  • Hand-Foot Syndrome (Palmar-Plantar Erythrodysesthesia) - ruam kemerahan pada telapak tangan dan kaki, rasa panas atau perih, kulit mengelupas
  • Rambut rontok
  • Perubahan warna kulit dan kuku
  • Gangguan pada otot jantung (jarang, tapi perlu diwaspadai)

 

Instruksi Khusus untuk Orang Tua

  • Lindungi Kulit Anak dari Sinar Matahari ☀️
    Fluorouracil bisa membuat kulit anak lebih sensitif terhadap sinar matahari Gunakan tabir surya dan pakaian pelindung bila anak beraktivitas di luar ruangan.
  • Segera hubungi dokter atau ke RS, jika: anak mengalami demam (suhu ≥ 38°C), sariawan/luka di mulut yang parah, diare yang berat, anak sangat lemas, nyeri dada atau sesak napas, ruam kemerahan pada kulit yang luas.
Apa Kata Ahlinya
dr. Ludi Dhyani Rahmartani, SpA(K)
dr. Ludi Dhyani Rahmartani, SpA(K)

"Kemoterapi adalah bagian penting dalam upaya menyembuhkan kanker pada anak. Pengobatan ini dirancang secara hati-hati dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak. Respons setiap anak terhadap terapi dapat berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengikuti jadwal pengobatan sesuai anjuran dokter dan tidak menghentikan atau mengubah terapi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis.”

Kalender

Artikel Terkait