Kateter Vena Sentral (kateter vena sentral) pada Anak


Kateter Vena Sentral (kateter vena sentral) pada Anak

Apa itu kateter vena sentral (kateter vena sentral)

Kateter vena sentral central venous catheter (CVC) adalah selang kecil, tipis, dan lentur yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah besar dan ujungnya berada di dekat jantung.

Sebagian selang berada di dalam tubuh, sementara ujung lainnya berada di luar tubuh dan memiliki penutup khusus untuk mencegah kebocoran dan infeksi.

Kateter vena sentral digunakan ketika anak memerlukan pengobatan atau perawatan dalam jangka waktu lama.

 

Untuk apa kateter vena sentral digunakan?

Kateter vena sentral membantu tim medis untuk:

  • Memberikan obat-obatan, termasuk kemoterapi
  • Memberikan cairan dan elektrolit
  • Memberikan nutrisi melalui pembuluh darah
  • Memberikan produk darah (misalnya transfusi)
  • Mengambil sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium

 

Manfaat kateter vena sentral

  • Anak lebih jarang ditusuk jarum
  • Dapat digunakan dalam waktu lama (berbulan-bulan)
  • Mengurangi iritasi pembuluh darah akibat obat
  • Beberapa obat dapat diberikan bersamaan
  • Dapat dirawat di rumah oleh orang tua yang telah mendapat pelatihan
  • Akan dilepas bila sudah tidak diperlukan

 

Jenis-jenis kateter vena sentral

Terdapat 3 jenis kateter vena sentral:

  1. PICC line (Peripherally Inserted Central Catheter)

Dipasang melalui pembuluh darah di lengan.

  1. Tunneled kateter vena sentral

Dipasang melalui sayatan kecil di kulit dan “diterowongkan” di bawah kulit.

  1. Subcutaneous port (port)

Terletak seluruhnya di bawah kulit dan digunakan dengan jarum khusus (Huber needle).

Jenis kateter vena sentral yang dipilih tergantung pada:

  • Jenis dan lama pengobatan
  • Usia dan kondisi anak
  • Aktivitas anak
  • Risiko infeksi dan perawatan yang dibutuhkan

 

Pemasangan kateter vena sentral

Kateter vena sentral dipasang bila anak memerlukan pengobatan jangka panjang.
Sebelum prosedur:

  • Anak mungkin diminta puasa (tidak makan dan minum)
  • Prosedur dapat dilakukan dengan bius lokal atau bius total, tergantung kondisi anak

Dokter akan menjelaskan manfaat dan risiko pemasangan kateter vena sentral sebelum prosedur dilakukan.

 

Setelah pemasangan kateter vena sentral

Setelah prosedur, anak mungkin:

  • Mengantuk bila mendapat bius
  • Merasa nyeri ringan atau tidak nyaman di area pemasangan
  • Mengalami memar ringan atau sedikit cairan dari luka

Biasanya diperlukan beberapa hari hingga anak merasa nyaman dengan kateter vena sentral. Laporkan bila nyeri atau keluhan tidak membaik.

 

Perawatan kateter vena sentral di rumah

Jika anak pulang dengan kateter vena sentral, orang tua akan mendapat pelatihan perawatan dari tenaga kesehatan.
Hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Hindari olahraga kontak dan aktivitas kasar
  • Jangan berenang atau membasahi area pemasangan
  • Jaga area tetap bersih dan kering
  • Ikuti jadwal penggantian balutan sesuai petunjuk

 

Mencegah infeksi kateter vena sentral

  • Cuci tangan sebelum menyentuh kateter vena sentral
  • Jaga kebersihan tubuh dan mulut anak
  • Ganti pakaian setiap hari dan seprai secara rutin
  • Pastikan balutan tetap bersih, kering, dan menempel baik
  • Segera hubungi dokter bila muncul tanda infeksi seperti demam, kemerahan, nyeri, atau keluar cairan dari area pemasangan

 

Hal penting yang perlu diingat

  • Kateter vena sentral memudahkan pemberian obat, cairan, nutrisi, dan transfusi
  • Mengurangi frekuensi tusukan jarum
  • Risiko yang mungkin terjadi adalah infeksi, bekuan darah, atau pergeseran selang
  • Ikuti semua instruksi perawatan dari tenaga kesehatan
  • Segera hubungi dokter bila ada keluhan seperti nyeri, kemerahan sekitar pemasangan.
"Kateter vena sentral membantu pengobatan anak berjalan lebih aman dan nyaman. Dengan perawatan yang baik, risiko infeksi dan komplikasi dapat dicegah."
Apa Kata Ahlinya
dr. Nur Melani Sari,  Sp.A., Subsp.HO(K)., M.Kes
dr. Nur Melani Sari,  Sp.A., Subsp.HO(K)., M.Kes

Kateter vena sentral membantu pengobatan anak berjalan lebih aman dan nyaman. Dengan perawatan yang baik, risiko infeksi dan komplikasi dapat dicegah.

Kalender

Artikel Terkait