Pencegahan dan upaya mengurangi rasa nyeri serta stress pada anak merupakan salah satu prioritas dalam tatalaksana kanker pada anak. Setiap tindakan medis dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan anak.
Operasi dilakukan dengan pembiusan total (anestesi). Setelah operasi, anak akan diberikan obat pereda nyeri bila diperlukan.
Untuk tindakan yang singkat dan beberapa pemeriksaan tertentu, seperti pungsi, biasanya digunakan sedasi agar anak tetap tenang dan tidak merasa sakit.
Nyeri juga dapat disebabkan oleh penyakit itu sendiri, misalnya jika tumor menekan tulang, saraf, atau organ tubuh. Nyeri seperti ini dapat ditangani dengan obat pereda nyeri, serta pengobatan lain sesuai kondisi anak, seperti operasi, radioterapi, atau kemoterapi.
Nyeri akibat pengobatan, misalnya sariawan berat atau nyeri sendi, juga dapat diatasi dengan obat pereda nyeri.
Membantu anak merasa nyaman
Perasaan cemas dan takut dapat memperberat rasa nyeri. Oleh karena itu, penting bagi anak untuk merasa aman dan nyaman. Orang tua dianjurkan untuk memberi ruang bagi anak mengekspresikan perasaannya, mengajukan pertanyaan, dan membicarakan apa yang ia rasakan. Dalam perawatan, tenaga kesehatan seperti perawat, tenaga pendukung anak, atau psikolog dapat dilibatkan untuk membantu anak menghadapi pemeriksaan dan tindakan medis. Anak akan dijelaskan secara sederhana tentang apa yang akan dilakukan, sehingga rasa takut dan cemas dapat berkurang.
Bagaimana Tenaga Kesehatan Mengetahui Anak Mengalami Nyeri?
Tidak semua anak dapat atau mau mengatakan bahwa ia merasa nyeri. Beberapa anak tidak ingin mengeluh, sementara yang lain sulit menjelaskan apa yang dirasakannya.
Untuk itu, tenaga kesehatan menilai nyeri dengan beberapa cara:
-
Pada anak yang masih kecil, nyeri dinilai dari perilaku anak, seperti ekspresi wajah, gerakan, tangisan, atau perubahan sikap. Pendapat orang tua sangat penting karena orang tua paling mengenal anaknya.
-
Pada anak yang lebih besar, anak diminta menilai nyerinya dengan angka 0–10, di mana 0 berarti tidak nyeri sama sekali dan 10 berarti nyeri sangat hebat.
-
Anak juga dapat merasakan nyeri hanya saat bergerak, batuk, atau melakukan aktivitas tertentu, dan hal ini perlu disampaikan kepada tenaga kesehatan.
Dengan informasi ini, tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan nyeri secara tepat dan tepat waktu.
Apa yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Nyeri?
Menangani Penyebab Nyeri
Penanganan nyeri disesuaikan dengan penyebabnya. Pengobatan dapat berupa pemberian obat, tindakan medis, atau terapi lain sesuai kondisi anak.
Obat Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri dapat diberikan dalam bentuk sirup, tablet, atau suppositoria. Bila diperlukan, obat dapat diberikan melalui infus. Pada kondisi tertentu, anak dapat menggunakan pompa obat khusus yang membantu mengontrol nyeri.
Pembiusan Lokal
Dalam beberapa kondisi tertentu, bagian tubuh tertentu dapat diberikan pembiusan lokal untuk mengurangi rasa nyeri.
Cara Lain untuk Mengurangi Nyeri dan Stres
Selain obat, beberapa cara berikut juga dapat membantu:
- Mengalihkan perhatian anak (boneka, mainan, musik, membaca cerita, menonton video)
- Latihan relaksasi atau napas dalam
- Kompres hangat untuk nyeri perut
- Pemberian dingin, misalnya es krim untuk nyeri di mulut
- Pijatan lembut atau sentuhan orang tua
Setiap anak berbeda. Orang tua dan anak biasanya paling tahu cara apa yang paling membantu.
Kapan Tim Nyeri Dilibatkan?
Tim Nyeri dapat dilibatkan jika anak menjalani operasi atau tindakan medis tertentu, atau jika anak mengalami nyeri yang sulit dikendalikan. Tim ini bekerja sama dengan dokter dan perawat untuk memastikan nyeri anak tertangani dengan baik.