Ringkasan Info

Pengertian

Leukemia Myeloid Kronis atau Chronic Myeloid Leukemia (CML) adalah salah satu jenis kanker darah yang terjadi ketika sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah putih yang abnormal. Sel-sel ini tumbuh tidak terkontrol sehingga mengambil tempat sel-sel darah normal. Akibatnya, tubuh anak menjadi lebih mudah lelah, sulit melawan infeksi, atau mengalami pembesaran organ seperti limpa.

CML berkembang perlahan (kronis). Banyak anak tidak langsung terlihat sakit, dan keluhan muncul sedikit demi sedikit. CML termasuk sangat jarang pada anak.

Faktor risiko

Pada sebagian besar anak, penyebab CML tidak diketahui. Ada beberapa hal yang dapat menjadi faktor risiko, tetapi ini jarang terjadi, misalnya:

  • Kelainan genetik bawaan tertentu seperti Down syndrome, Fanconi anemia, atau Noonan syndrome.
  • Sangat jarang, CML muncul setelah anak pernah menjalani kemoterapi sebelumnya untuk penyakit lain.

CML bukan penyakit keturunan dan tidak menular.

Sekitar 90–95% anak dengan CML memiliki perubahan genetik yang disebut Philadelphia chromosome. Perubahan ini muncul secara acak pada sel leukemia dan tidak ada pada sel tubuh lainnya. Perubahan genetik ini tidak diturunkan dari orangtua, tidak menular.

Gejala

Karena berkembang perlahan, sebagian anak tidak memiliki gejala pada awalnya. Namun, gejala yang dapat muncul meliputi:

  • Anak cepat lelah atau tampak lemas
  • Rasa nyeri atau rasa penuh di bawah tulang rusuk kiri (karena limpa membesar)
  • Berat badan turun
  • Demam tanpa sebab jelas
  • Keringat malam
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Perut tampak membesar
  • Rentan infeksi

Jika limpa sangat besar, anak mungkin merasa cepat kenyang saat makan.

Diagnosis

Untuk memastikan diagnosis CML, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan:

  • Pemeriksaan darah lengkap → untuk melihat jumlah sel darah putih, merah, dan trombosit.
  • Aspirasi dan biopsi sumsum tulang → untuk melihat apakah ada sel leukemia.
  • Pemeriksaan genetik (tes kromosom) → untuk mencari Philadelphia chromosome, pemeriksaan ini penting karena menjadi dasar terapi.

Terkadang dokter juga melakukan pemeriksaan pencitraan (USG, rontgen, atau lainnya) untuk memastikan kondisi organ.

CML dibagi menjadi 3 fase, berdasarkan jumlah sel blast (sel leukemia muda):

  • Fase kronis: <10% sel blast. Sebagian besar anak didiagnosis pada fase ini, dimana gejala biasanya ringan.

  • Fase akselerasi: 10–19% sel blast. Penyakit mulai berkembang lebih cepat.

  • Fase blast: ≥20% sel blast dan anak terlihat lebih sakit. Penyakit bersifat agresif dan menyerupai leukemia akut.

Fase penyakit mempengaruhi pilihan terapi dan prognosis.

Pengobatan

Pengobatan utama CML pada anak adalah obat target yang disebut Tyrosine Kinase Inhibitors (TKI). Obat ini bekerja dengan menghambat sinyal yang membuat sel leukemia tumbuh.

Obat pertama yang biasanya diberikan adalah:

  • Imatinib (Gleevec®)

Jika obat ini tidak cocok atau tidak bekerja optimal, obat TKI generasi kedua seperti dasatinib, nilotinib, atau ponatinib dapat digunakan.

Hal yang perlu diketahui orang tua:

    • Obat TKIs diminum dalam bentuk tablet atau kapsul setiap hari.
    • Anak mungkin perlu mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu cukup lama.
    • Selama pengobatan, dokter akan memantau respons anak secara berkala, biasanya melalui pemeriksaan darah lengkap dan tes molekuler setiap 3–6 bulan.

Sebagian besar anak merespon baik terhadap pengobatan TKI

Efek samping yang mungkin timbul :

  • Mual
  • Nyeri otot
  • Gangguan fungsi hati
  • Bengkak di daerah wajah atau kaki 
  • Gangguan pertumbuhan

Transplantasi Sumsum Tulang

Transplantasi sumsum tulang (hematopoietic stem cell transplantation) bisa menyembuhkan CML secara permanen, tetapi tidak selalu diperlukan. Biasanya dipertimbangkan jika:

  • TKI tidak bekerja dengan baik
  • Penyakit masuk fase akselerasi/blast
  • Ada perubahan genetik baru yang membuat obat tidak efektif

Transplantasi memiliki risiko besar sehingga keputusan ini dibuat dengan sangat hati-hati.

Prognosis

Sejak adanya pengobatan TKI, prognosis CML pada anak lebih baik daripada sebelumnya, sebagian besar anak dengan CML fase kronis dapat hidup jangka panjang dengan kualitas hidup yang baik dengan kepatuhan minum obat yang baik.

Sub Topik

Mohon Maaf Artikel pada Kategori Ini Belum Tersedia Saat Ini. Periksa Kembali Secara Berkala
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA

Kalender

Kampanye Kesehatan


Media Publikasi


Sosial Media


Podcast