Medulloblastoma
Ringkasan Info

Pengertian

Medulloblastoma adalah tumor otak ganas yang paling sering terjadi pada anak. Tumor ini tumbuh di otak kecil (serebelum), yaitu bagian otak di belakang kepala yang berperan dalam keseimbangan, koordinasi, dan gerakan.

Penyakit ini paling sering terjadi pada anak usia 5–9 tahun, tetapi bisa muncul pada semua usia anak. Medulloblastoma dapat menyebar ke bagian lain dari otak dan sumsum tulang belakang melalui cairan otak.

 

Faktor risiko

Dalam sebagian besar kasus, penyebab pasti medulloblastoma tidak diketahui. Namun, beberapa faktor yang diketahui:

  • Terjadi karena perubahan pada DNA sel otak sejak masa perkembangan awal.
  • Jarang diturunkan, tetapi pada sebagian kecil anak dapat terkait dengan kelainan genetik tertentu.
  • Lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan perempuan.

 

Gejala

Gejala muncul karena tumor menekan otak atau menghambat aliran cairan otak. Gejala yang sering ditemukan antara lain:

  • Sakit kepala, terutama di pagi hari
  • Mual dan muntah, kadang muntah membuat sakit kepala terasa lebih ringan
  • Gangguan keseimbangan, anak tampak sering jatuh atau berjalan sempoyongan
  • Mudah lelah atau perubahan perilaku
  • Penglihatan ganda atau mata juling
  • Tulisan tangan memburuk atau kesulitan koordinasi
  • Jika sudah menyebar: nyeri punggung, sulit berjalan, gangguan buang air

 

Diagnosis

Untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan:

  • Pemeriksaan fisik dan saraf (gerak, keseimbangan, penglihatan)
  • MRI otak untuk melihat lokasi dan ukuran tumor
  • Pemeriksaan cairan otak (pungsi lumbal) setelah operasi untuk melihat penyebaran
  • Biopsi tumor, yaitu pemeriksaan jaringan tumor di bawah mikroskop
  • Pemeriksaan molekuler, untuk menentukan jenis medulloblastoma secara lebih spesifik

 

Pengobatan

Pengobatan medulloblastoma dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi anak:

  1. Operasi

Langkah pertama adalah mengangkat tumor sebanyak mungkin dengan aman.

  1. Radioterapi

Dilakukan setelah operasi untuk membunuh sisa sel kanker (biasanya pada anak di atas 3 tahun).

  1. Kemoterapi

Diberikan bersama atau setelah radioterapi.

Pada anak kecil, kemoterapi dapat digunakan untuk menunda radioterapi.

Jenis dan intensitas pengobatan bergantung pada:

  1. Jenis molekuler tumor
  2. Apakah tumor sudah menyebar
  3. Usia anak
  4. Seberapa banyak tumor berhasil diangkat

 

Pesan Penting

Jika anak Anda usia 3-10 tahun, tiba-tiba tampak goyah, sering jatuh, muntah-muntah, dan rewel tanpa penyebab yang jelas, segera bawa ke dokter anak atau dokter saraf anak untuk pemeriksaan lebih lanjut

Sub Topik

Mohon Maaf Artikel pada Kategori Ini Belum Tersedia Saat Ini. Periksa Kembali Secara Berkala
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA
MOHON MAAF ATRIKEL TERKAIT KATEGORI INI TIDAK TERSEDIA

Kalender

Kampanye Kesehatan


Media Publikasi


Sosial Media


Podcast